Berita

Peringatan Hari Dokter Nasional ke-70 di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun

Pandemi Covid-19 belum juga usai namun tetap melaksanakan Peringatan Hari Dokter Nasional ke-70 atau yang biasa disebut IDI. Peringatan Hari Dokter Nasional ke-70 tersebut dilaksanakan dengan sederhana pada hari Selasa tanggal 27 Oktober di lantai tiga Gedung Resepsionis baru RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.

Dalam acara Peringatan Hari Dokter Nasional ke-70 juga dihadiri oleh Bupati Madiun H.Ahmad Dawami bersama para ikatan Dokter se-Kabupaten Madiun yang dihadiri sekitar 60 dokter yang diketuai oleh dr Tauhid Islamy,SpOG dan dr Soelistiyono Widyantono selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Bertepatan dengan Hari Dokter Nasional ke-70 kita patut memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada para Dokter dan tenaga medis yang telah berjuang dan berpartisipasi di dalam garda terdepan menangani Covid-19. Termasuk untuk Dokter dan tenaga medis di Kabupaten Madiun khususnya di RSUD Dolopo ini telah menangani Covid-19 yang ada di Kabupaten Madiun. Karena di RSUD Dolopo terpilih sebagai tempat rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun.

Direktur RSUD Dolopo dr Purnomo Hadi memberikan motivasi kepada para Dokter yang turut hadir pada acara tersebut. “Semoga bisa menambah spirit para dokter memberi pelayanan terbaik kepada pasien. Khususnya di masa pendemi Covid-19” tutur dr Purnomo Hadi selaku Direktur RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.

Meskipun Hari Dokter kali ini diperingati oleh rasa prihatin. Tidak sedikit dokter di tanah air gugur melawan korona. Pihaknya berupaya agar jumlahnya tidak bertambah. Salah satunya, dokter berusia lebih dari 60 tahun tidak boleh melayani pasien Covid-19. Lalu, dokter usia 55-60 tahun diimbau mengurangi jam praktik. ‘’Dokter adalah capitalasset. Kehilangan satu dokter itu kehilangan yang luar biasa besar,’’ ujar dr Tauhid sembari menyebut dokter positif korona di kota dan Kabupaten Madiun 11 orang.

Oleh karena itu dalam rangka untuk meminimalisir penyebara virus corona, semuanya dihimbau untuk tetap menerapkan 4M (memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan).